SANAD:
Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim - Sa'id bin Jubair
bin Hisyam - Al Mughirah bin An Nu'man - Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al
Warad - Muhammad bin Ja'far - Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman
حَدَّثَنِيمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَاغُنْدَرٌ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ المُغِيرَةِ بْنِالنُّعْمَانِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِجُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ،قَالَ: قَامَ فِينَا النَّبِيُّصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَيَخْطُبُ، فَقَالَ: ” إِنَّكُمْ مَحْشُورُونَ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا: {كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ} [الأنبياء: 104] الآيَةَ، وَإِنَّ أَوَّلَ الخَلاَئِقِيُكْسَى يَوْمَ القِيَامَةِ إِبْرَاهِيمُ،وَإِنَّهُ سَيُجَاءُ بِرِجَالٍ مِنْ أُمَّتِي فَيُؤْخَذُبِهِمْ ذَاتَ الشِّمَالِ، فَأَقُولُ: يَا رَبِّ أَصْحَابِي، فَيَقُولُ: إِنَّكَ لاَ تَدْرِي مَاأَحْدَثُوا بَعْدَكَ، فَأَقُولُ كَمَا قَالَ العَبْدُالصَّالِحُ: {وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ} [المائدة: 117]- إِلَى قَوْلِهِ – {الحَكِيمُ} [البقرة: 32] قَالَ: فَيُقَالُ: إِنَّهُمْلَمْ يَزَالُوا مُرْتَدِّينَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ “
Telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada
kami Ghundar telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Mughirah bin
Nu’man dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu’Abbas mengatakan, Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdiri di tengah-tengah kami
menyampaikan orasi, lantas bersabda: “Kalian dikumpulkan dengan keadaan
tidak beralas kaki, telanjang dan tidak dikhitan, sambil beliau mengutip
firman Allah ‘Sebagaimana kami menciptakan awal mula, begitulah kami
mengembalikannya’ (QS. Anbiya’ 104). Manusia pertama-tama yang diberi
pakaian adalah Ibrahim ‘alaihissalam, dan ia didatangkan dengan beberapa
orang umatku, lantas mereka diseret ke sebelah kiri, sehingga aku
mengiba-iba; ‘Ya rabbi, tolong sahabatku, tolong sahabatku’ Namun Allah
hanya menjawab; ‘engkau tidak tahu, apa yang mereka perbuat setelahnya’.
Maka hanya kuutarakan sebagaimana ucapan seorang hamba yang shalih
(maksudnya ucapan ‘isa), ‘Dan aku menjadi saksi mereka ketika aku berada
ditengah-tengah mereka’ hingga ayat ‘sesungguhnya Engkau Maha Perkasa’
(QS. Almaidah 118-119). Kata Ibnu ‘Abbas, ada berita bahwa mereka murtad
di kemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar